Postingan

Walaupun Gagal Masih Duduk di atas Bintang

Dulu sekali sejak jaman SMP *berasa udah tua aja* pernah baca kutipan di sebuah buku, kutipannya begini " Bermimpilah setinggi-tingginya walaupun kau gagal kau akan duduk diatas bintang-bintang " - Anonim Dulu sih mikir, apaan lebay banget-_- Tapi sekarang (5-6 tahun kemudian) baru sadar akan maksud yang terkandung dalam kutipan itu. Ya...miliki cita-cita setinggi langit, setinggi mungkin, bermimpilah sepuasnya toh tidak bayar ini. Orang yang "waras" tentu akan melakukan hal-hal yang akan mengantarkannya mewujudkan cita-citanya dan segala mimpinya.

Hidup itu Membosankan.

Gambar
"Kenapa ya ko orang-orang betah hidup? Padahal hampir 80% yang dilakukannya adalah kegiatan yang sama yang terus diulang-ulang setiap harinya. Membosankan." Pertanyaan itu tiba-tiba saja melintas dalam benakku ketika berjalan pulang setelah makan siang di warteg belakang asrama. Ketika aku melihat para pedagang, setiap hari mereka berada ditempat yang persis sama disitu, setiap hari menjual dagangangan yang sama dan setiap hari hilang di waktu yang hampir selalu sama. Aku yang melihatnya saja bosan, sungguh kehidupan yang membosankan. Aku sampai dikamar persegi berukuran 4m x 5m itu, duduk lalu memperhatikan lagi para pedagang itu walalupun samar-samar karena kaca jendala kamar dibasahi air hujan. Bukan hanya para pedagang itu, tapi banyak yang lainnya juga. Para pengajar seperti guru, dosen, tutor, dll. Para pegawai kantor, para pengangguran bahkan para pelajar seperti saya ini, menjalani kehidupan yang seperti itu-itu saja setiap hari.

Oh.... Betapa Klisenya

Gambar
Perasaan ini menjadi gelisah. Beberapa menit yang lalu aku membuka facebook, sekedar untuk membuka dan melihat kabar terkini dari teman-teman. Kebetulan aku melihat kiriman dari Bu Rahma yang di komentari Bu Endang muncul di berandaku. Isi statusnya seperti ini : Membacanya aku jadi ikut bahagia, tempat sekolah ku dulu, kini punya lebih banyak program studi, katanya hari ini sedang ada akreditasi. Ini merupakan tangga-tangga menuju ke atas, ke atas menjadi sekolah yang selalu ada progress.

Menanti Reda di Hegarmanah

Reda, hujan..... redalah.... Satu jam aku duduk dikursi ayun itu Satu jam yang sia-sia untuk sebuah produktivitas Seperti menantinya untuk tahu Sia-sia waktu yang ada Aku pikir ia dan reda adalah sama Bukan suatu yang harus dinanti Tak pasti kapan datangnya Bahkan tak pasti akan datang atau tidak

Aku Pilih Pulang ...

Gambar
Biasanya Sabtu sore ngandang ke Sekretariat Jumpa, malem mingguan disana (padahal sebenernya baru dua kali). Tapi kali ini aku pilih pulang, mau bebenah diri dulu. Ya, berbenah... Sehari sebelum UTS terakhir berlangsung aku jatuh sakit, terkulai lemas di kamar istimewa itu. Sakit yang mendadak. Beruntung, selepas UTS merasa lebih baik. Sabtu pagi aku bangun dengan segar, aku ingin pulang. Padahal aku tahu kalau hari ini ada rapat lanjutan untuk mencari tema tabloid Jumpa. Tapi aku lebih pilih pulang, daripada ikut rapat tapi otak kosong. Kayak rapat pertama. Memalukan, iwh... -_- Aku pulang tak langsung menuju rumah tercinta. Aku berjalan menjauh mencari bengkel Resmi Honda. Mau service motor dan ganti olinya. Begitu saja lama sekali, 2 jam lebih aku menuggu. Sudah lama ternyata belum tuntas, rem depannya perlu diganti dan disana gak ada spare partnya, lagi kosong katanya. Yasudahlah, aku bablaskan saja pergi ke kota Kabupaten Subang ter...... Disana l...

Kilas Balik : Perpisahan Sederhana

Gambar
Pagi ini aku bangun dengan perasaan yang datar, aku ingin tidur lebih panjang, tapi apa daya aku tak bisa tidur lagi -_- Kemarin aku menulis, niatnya untuk dipublish di media pemberitaan online itu, pagi ini juga aku cek ternyata tulisanku tidak muncul, sudahlah paling tak lulus sensor. Tak ingin aku sesali, aku menyadari kesalahan-kesalahan yang ku perbuat kemarin, kesalahan yang disengaja. Penilaianku pribadi, tulisanku tidak jelek-jelek amat, hanya saja mungkin tidak terlalu bernilai untuk dijadikan sebuah berita. ========================================================================== Aku sudah tau kesalahannya dimana, aku rasa aku tak perlu memikirkannya lagi. Ku buka galeri foto di handphone-ku, aku memilih satu foto lama untuk di publish di akun Instagram ku. Duduk di atas rumput hijau... Foto jalan-jalan setelah perpisahan di sekolah beberapa bulan lalu. Aku beri caption "After crying at school" hahahaha. Ya aku menangis hari itu, ketik...

Tulisan Pertama Untuk Jumpa - Langkah Unpas Dijegal ITB

Gambar
Pertandingan sengit antara tim Unpas dan tim ITB Bandung, Jumpaonline - Dalam acara tahunan KIT Futsalismo 2013, Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil menghentikan langkah Universitas Pasundan (Unpas) dalam babak penyisihan, Jumat (1/11). Tim Unpas kalah dengan skor telak 3-1. Pertandingan yang digelar di Gelanggang Olah Raga (GOR) C-tra Arena, Jl. Cikutra No. 278, Bandung berlangsung sengit. Kedua tim saling menjual beli serangan. Gol pertama tercipta di babak kedua, dicetak oleh kapten tim ITB, Harfan. Selang beberapa menit kemudian, tim Unpas berhasil menyamakan kedudukan pada sebelas menit terakhir. Gol semata wayang tersebut dicetak oleh Aji Molko. Tim Unpas mendapat kesempatan emas saat tim ITB melakukan pelanggaran di area pertahanan mereka. Pelanggaran tersebut membuahkan kartu kuning untuk Afri, salah satu pemain belakang tim ITB. Namun sayangnya kesempatan itu tidak berbuah gol. Keasyikan menyerang, gawang Unpas kembali kebobolan. Afif, sala...